SUDAHKAH ANDA SHOLAT ???

Minggu, 29 November 2015

THE REAL KING

Pada tahun 1964 adalah seorang raja yang sangat terkenal di Arab Saudi, yang membeli seluruh budak di Arab Saudi dan membebaskannya dengan kas pribadinya serta memberlakukan aturan pelarangan adanya perbudakan di kerajaannya. Beliau adalah raja pemberani yang menyerukan agresi melawan Israel yang telah menjajah rakyat Palestina, berkat dukungan Mesir dan Suriah terbentuklah koalisi Arab untuk mengusir Israel dari tanah Palestina. Namun ancaman Amerika membuat Mesir menarik mundur pasukannya dan ini yang membuat sang raja marah dan menyatakan perang ekonomi dengan Amerika Serikat sebagai negara yang membackup perlengkapan perang Israel. Beliau adalah satu-satunya raja Arab yang berani menghentikan ekspor minyak ke Amerika Serikat sehingga ekonomi Negara adidaya tersebut lumpuh dimasa itu.
Dalam khutbah jihadnya melawan Israel, beliau berdoa dihadapan khalayak apabila Allah memanggilnya agar menetapkan kematiannya sebagai orang yang terbunuh di jalan Allah, “jika tak bisa melaksanakan jihad dan tidak bisa membebaskan tanah suci kumohon jangan biarkan aku hidup setelahnya” demikian doanya.
Pada tanggal 25 Maret 1975 beliau wafat karena dibunuh, pembunuhnya adalah keponakannya sendiri yaitu Faisal Bin Mus’ad yang baru saja pulang dari Amerika Serikat. Mus’ad menyamar sebagai delegasi dari Kuwait yang ingin bertemu raja dan pada saat beliau berjalan menyambut tamunya, maka Faisal Bin Mus’ad tiba tiba mengeluarkan sepucuk pistol dan menembakannya ke tubuh sang raja. Tiga peluru menembus dada dan menghantarkan sang raja menjadi seorang syuhada, demikian kisah Malik Faisal bin Abdul Aziz as-Saud Raja Arab Saudi yang ke 2.
Semoga Allah menyayangimu dan merahmatimu dengan berbagai kenikmatan di surga wahai tuanku raja..

Lihat videonya di

( Sumber : Wikipedia )

Kamis, 05 November 2015

Latihan Ujian Teori Kejuruan Online Kelas XII TKR

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, kepada semua siswa kelas XII TKRA silahkan mengerjakan tugas disini : Soal Teori Kejuruan

Selasa, 24 Maret 2015

ISLAM DAN NEGERI SAKURA

Assalamualaikum wrahmatullahi wabarakatuh
Berbicara tentang budaya Jepang, teringat saya dengan Prof. Imam Robandi, sang motivator Muhammadiyah, menurut beliau masyarakat di negara Jepang tidak mengenal hadist “Kebersihan itu sebagian dari iman” namun kebiasaan menjaga kebersihan sudah tertanam semenjak kecil, di rumah, lingkungan sekitar dan di sekolah sekolah nampak begitu bersih,  rapi, dan semua begitu teratur. Siswa-siswi sekolah TK dan sekoah dasar sudah terbiasa menyapu halaman, kelas, mengepel bahkan membersihkan WC. Terkadang mereka rela memasukan bungkus permen atau snack kedalam sakunya berlama-lama sampai menemukan tempat sampah untuk membuangnya.  Ketika ditanya keberadaan cleaning service, “kami tidak mampu membayar petugas kebersihan” jawab kepala sekolah dengan senyum mengembang di bibir.
Anak-anak sekolah di jepang tidak mengenal hadist “Senyummu di depan saudaramu adalah sedekah” tetapi sedari kecil mereka sudah dibiasakan untuk tersenyum ketika bertemu orang lain, bahkan di sekolah-sekolah dasar disana setiap pagi siswa mendapat piket untuk menerima kedatangan teman-temannya di sekolah dengan selempang kain di pundak berjejer rapi menyalami setiap yang datang dengan senyum yang menghias dibibir.
Islam sangat menganjurkan keteraturan, dan salah satu contohnya adalah ketika shalat berjamaah. Sebelum takbir seorang imam akan mengatur shaf jamaahnya, lengan dan kaki para jamaahnya saling menyentuh sehingga terlihat rapat dan rapi. Meskipun di negeri sakura mereka tidak mengenal syariat Islam namun kehidupan masyarakatnya begitu teratur dan disiplin. Tahukah anda ketika jepang dilanda gempa dan banyak yang kehilangan saudara, ayah, ibu juga anak anak, tentu mereka merasakan kesedihan yang hebat, namun mereka tetap bisa bersikap tenang dan tertib dimanapun juga. Ketika ada bantuan datang tanpa dikomando mereka berdiri antri untuk mendapatkan bantuan makanan.
Sebenarnya di dunia ini tidak ada satu agamapun yang bisa mengatur kehidupan manusia kecuali Islam, agama rahmatan lil alamin ini mengatur kehidupan manusia dari tarikan nafas pertama hingga hembusan nafas terakhir. Dan ketika Jepang yang notabene masyarakatnya penyembah matahari saja bisa hidup dengan begitu teratur, mengapa kita yang beragama Islam dengan aturan yang begitu lengkapnya belum bisa seperti mereka? Sudah saatnya kita jadikan Islam sebagai tuntunan hidup kita, dimulai dari yang kecil, diawali dari diri sendiri juga orang orang terdekat, dan mulailah sedari sekarang, bukan nanti juga bukan besok. Wallahu a’lam
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.


Islam dengan Al Qur’an sebagai kitab sucinya adalah agama yang sempurna*****mencakup segala aspek kehidupan yang mengatur manusia dari tarikan nafas pertama didunia hingga hembusan nafas terakhir hidup manusia ****** bahkan mencakup pengetahuan kehidupan setelah kematian. *****Sehingga tidak perlu diragukan lagi kebenaran Al Qur an dan Sunah Rosululloh sebagai pedoman hidup umat Islam.*****Dan janganlah kita berbuat dholim dengan menambah atau mengurangi ajaran Allah ini.*****Cukuplah bencana yang bertubi-tubi mendera negeri ini mengingatkan kita.